LAMPUNG SELATAN – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Upaya tersebut diperkuat melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pelatihan Teknis Pendidik Sebaya Antinarkotika yang digelar di Balai Desa Talang Baru, Kecamatan Sidomulyo, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, S.E., M.M. Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Eliyatullaila, M.Pd., Camat Sidomulyo, Fran Sinatra Adung, S.P., M.M., serta 30 peserta yang terdiri atas perwakilan dinas dan instansi terkait, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, serta kepala sekolah SMP dan MTs di wilayah Kecamatan Sidomulyo.
Para peserta menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program pencegahan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan satuan pendidikan, pemerintah kecamatan, dan berbagai unsur terkait.
Dalam sambutannya, AKBP Rahmad Hidayat menekankan bahwa pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak. Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik agar mampu mengenali serta menolak pengaruh penyalahgunaan narkotika.
“Betapa pentingnya pendidikan di sekolah dalam menciptakan Generasi Emas Bersih Narkoba. Kita membutuhkan generasi muda yang sehat, berkarakter, berprestasi, serta memiliki ketahanan terhadap pengaruh penyalahgunaan narkotika,” ujar Rahmad Hidayat.
Ia menambahkan, lingkungan pendidikan dapat menjadi ruang efektif untuk melaksanakan pencegahan secara berkelanjutan melalui keterlibatan tenaga pendidik, peserta didik, keluarga, dan seluruh unsur sekolah.
Penguatan edukasi mengenai bahaya narkotika diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan mendukung terwujudnya generasi muda bersih narkoba.
Sementara itu, Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Lampung Selatan, Sumarman, S.E., M.M., menjelaskan mekanisme pelaksanaan program pendidikan remaja teman sebaya antinarkotika.
Menurutnya, program tersebut diarahkan untuk mendorong keterlibatan remaja sebagai agen edukasi yang mampu menyampaikan pesan-pesan pencegahan kepada teman sebaya dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik dan lingkungan pergaulan mereka.
“Melalui pendidikan teman sebaya, peserta didik diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan sekolah. Hal ini khususnya dilakukan melalui penyebarluasan informasi yang benar mengenai bahaya narkotika, sekaligus membangun kepedulian dan keberanian untuk bersama-sama menolak penyalahgunaan narkotika,” jelas Sumarman.
Ia menegaskan, keterlibatan lintas sektor menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pemahaman sekaligus memperkuat koordinasi pelaksanaan program pencegahan narkotika di lingkungan pendidikan.
Sinergi antara BNNK Lampung Selatan, pemerintah daerah, Kementerian Agama, pemerintah kecamatan, dan satuan pendidikan diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi P4GN hingga ke kalangan remaja.
Melalui kegiatan ini, BNNK Lampung Selatan terus mendorong terbentuknya generasi muda yang sehat, berprestasi, dan memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika. Upaya tersebut sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai garda terdepan dalam membangun Generasi Emas Bersih Narkoba serta mendukung terwujudnya Kabupaten Lampung Selatan Bersih Narkoba (Bersinar).
