LAMPUNG SELATAN – Pemberitaan media nalarmu.id berjudul “Rehabilitasi Dua Sekolah di Lampung Selatan Rp534 Juta Tanpa Papan Proyek” yang menyebut SMPN 2 Kalianda mendapat klarifikasi dari pihak pelaksana pekerjaan. Salahudin, pengawas lapangan dari CV. RRR BROTHER, menyatakan bahwa papan informasi pekerjaan telah terpasang sejak awal pelaksanaan rehabilitasi.
Menurut Salahudin, papan informasi tersebut dipasang di gedung pertama yang menjadi bagian dari pekerjaan rehabilitasi di SMPN 2 Kalianda.
“Papan informasi pekerjaan sudah terpasang sejak dimulainya pekerjaan dan berada di gedung pertama,” ungkap Salahudin saat memberikan klarifikasi.
Ia juga meluruskan informasi mengenai jumlah sekolah yang disebut dalam pemberitaan tersebut. Berdasarkan keterangannya, pekerjaan rehabilitasi dilaksanakan di satu sekolah, yakni SMPN 2 Kalianda, dengan dua gedung yang menjadi objek rehabilitasi, bukan dua sekolah yang berbeda.
Salahudin menyayangkan pemberitaan tersebut karena, menurutnya, tidak didahului konfirmasi kepada pengawas lapangan maupun pekerja yang mengetahui secara langsung kondisi dan proses pelaksanaan pekerjaan di lokasi.
Menurutnya, konfirmasi kepada pihak yang terlibat langsung penting dilakukan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
Pekerjaan rehabilitasi di SMPN 2 Kalianda tersebut dilaksanakan oleh CV. RRR BROTHER, dengan pagu anggaran sebesar Rp543.572.100 dan jangka waktu pelaksanaan selama 75 hari kerja.
Klarifikasi ini disampaikan untuk memberikan penjelasan mengenai keberadaan papan informasi pekerjaan serta jumlah gedung yang direhabilitasi, menyusul informasi yang telah beredar di masyarakat.
Pengawasan terhadap proyek pemerintah merupakan bagian penting dalam menjaga transparansi penggunaan anggaran publik. Namun, pemberitaan mengenai pelaksanaan proyek juga perlu didukung pemeriksaan fakta dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar informasi yang disampaikan akurat dan berimbang.
Dengan adanya klarifikasi dari pengawas lapangan, diharapkan masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai pelaksanaan rehabilitasi di SMPN 2 Kalianda, termasuk keberadaan papan informasi, jumlah gedung yang dikerjakan, nilai anggaran, dan masa pelaksanaan pekerjaan.
(Tim)

