KALIANDA — Kreativitas tidak selalu lahir dari kemewahan. Hal itu dibuktikan Azzura Hilya Banafsa Shirin, siswi kelas II SDN 1 Way Urang, Kecamatan Kalianda, yang berhasil meraih Juara 1 Lomba PENTAS PAI tingkat Kecamatan Kalianda, Sabtu (19/09/2026).
Yang membuat penampilan Azzura semakin menarik bukan hanya prestasinya, tetapi juga kostum yang dikenakannya. Di tengah berbagai kreasi busana dalam ajang tersebut, Azzura tampil menggunakan kostum bertema “Cuak Mengan” atau makan bersama, yang dibuat dari bahan sederhana: kertas bungkus nasi dan sendok plastik.
Kostum tersebut dibuat secara mandiri dan tanpa dukungan sponsor.
Lomba PENTAS PAI tersebut diselenggarakan oleh KKG PAI Kabupaten Lampung Selatan dan berlangsung di SDN Kesugihan, Kecamatan Kalianda. Penampilan Azzura mampu menarik perhatian hingga akhirnya mengantarkannya sebagai juara pertama.
Ibunda Azzura, Fidela Adisti Kurnia, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putrinya.
«“Alhamdulillah anak saya mendapatkan Juara 1 dan dapat mewakili Kecamatan Kalianda untuk berkompetisi di tingkat kabupaten,” ungkap Fidela.»
Dari Bahan Sederhana Menjadi Kostum Penuh Makna
Fidela menjelaskan, konsep kostum Azzura sengaja mengangkat tema “Cuak Mengan”, sebuah tradisi yang menggambarkan kebersamaan melalui kegiatan makan bersama.
Alih-alih menggunakan bahan kostum yang mahal, keluarga memilih memanfaatkan barang sederhana yang ada di sekitar. Kertas bungkus nasi dan sendok plastik kemudian diolah menjadi bagian dari kostum yang dikenakan Azzura saat tampil.
Kreativitas tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sebuah karya tidak selalu membutuhkan biaya besar. Dengan ide, ketekunan dan dukungan keluarga, bahan sederhana pun dapat diubah menjadi busana yang memiliki nilai seni dan pesan budaya.
“Untuk kostumnya menggunakan kertas bungkus nasi dan sendok plastik. Azzura juga mengikuti lomba tanpa adanya sponsor yang mendukung,” kata Fidela.
Meski tidak mendapatkan dukungan sponsor, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Azzura untuk tampil. Justru dari keterbatasan itulah lahir sebuah konsep kostum yang menjadi salah satu daya tarik penampilannya.
Wakili Kalianda ke Tingkat Kabupaten
Keberhasilan meraih Juara 1 membuat Azzura berhak mewakili Kecamatan Kalianda dalam Seleksi PENTAS PAI Tingkat Kabupaten Lampung Selatan.
Seleksi tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 30 September 2026 di Way Lubuk, Kecamatan Kalianda.
Kini, Azzura bersama keluarga dan pihak sekolah kembali mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi tersebut.
Bagi Fidela, prestasi yang diraih putrinya menjadi kebanggaan tersendiri. Lebih dari sekadar memperoleh piala, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bagi Azzura bahwa kreativitas dapat tumbuh dari keterbatasan.
Dari kertas bungkus nasi dan sendok plastik, Azzura tidak hanya menghadirkan sebuah kostum. Ia membawa pesan bahwa karya sederhana pun dapat tampil membanggakan ketika dikerjakan dengan kreativitas dan semangat. (Susimah)




