KALIANDA — SMK Negeri 1 Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi siswa kelas X yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 18–19 September 2026, tersebut resmi dibuka pada Jumat (18/9/2026) di lapangan SMK Negeri 1 Kalianda.
Pembukaan LDK dilakukan oleh Kepala SMK Negeri 1 Kalianda, Drs. Kalimo, M.M., yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Abu Bakar, M.Pd.
Sebanyak 87 siswa kelas X mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 62 siswa peserta Paskibraka dan 25 siswa anggota OSIS.
Kegiatan LDK merupakan bagian dari pembinaan kesiswaan yang diarahkan untuk menumbuhkan dan memperkuat jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama.
Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya kepemimpinan dan organisasi. Selain itu, siswa juga diharapkan memiliki rasa percaya diri dalam menjalankan tugas serta mampu bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.
Bentuk Karakter Siswa Sejak Kelas X
Bagi peserta Paskibraka, LDK menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan kedisiplinan. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk mendukung siswa dalam menjalankan tugas, baik dalam kegiatan sekolah maupun aktivitas lainnya.
Sementara bagi anggota OSIS, kegiatan LDK diharapkan menjadi bekal awal untuk memahami organisasi serta menjalankan berbagai program dan kegiatan kesiswaan di SMKN 1 Kalianda.
Pembekalan sejak kelas X juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu berorganisasi, bekerja dalam tim dan mengambil tanggung jawab.
Dengan mengusung semangat kebersamaan, kedisiplinan dan kepemimpinan, LDK SMKN 1 Kalianda diharapkan dapat membentuk siswa yang memiliki karakter positif serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mengembangkan potensi kepemimpinan mereka dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang bertanggung jawab.
(Redaksi)
