KALIANDA – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalianda mencatatkan langkah inovatif dalam layanan bimbingan bagi calon pengantin (catin). Pada Rabu (15/7/2026), KUA Kalianda menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang mengintegrasikan edukasi kesehatan dengan gerakan ekoteologi, sebuah pendekatan yang mengedepankan tanggung jawab spiritual terhadap pelestarian lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini merupakan wujud nyata kolaborasi strategis antara KUA Kalianda, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat, dan Penyuluh Keluarga Berencana (KB). Sinergi lintas sektoral ini dirancang untuk membekali calon pengantin dengan pemahaman holistik—tidak hanya dari aspek mental dan agama, tetapi juga kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta tanggung jawab menjaga kelestarian alam.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kalianda menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan sakral di antara dua insan, melainkan amanah untuk merawat bumi sebagai wujud syukur kepada Sang Pencipta. Konsep “Ekoteologi” inilah yang menjadi pembeda utama dalam program bimbingan tahun ini.
“Melalui program ekoteologi, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa membangun keluarga yang sakinah mencakup kepedulian terhadap lingkungan. Menjalankan rumah tangga yang ramah lingkungan adalah bagian dari ibadah yang nyata,” ungkapnya.
Sesi bimbingan berjalan komprehensif dengan keterlibatan aktif para mitra. Tim dari Puskesmas memberikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya kesehatan reproduksi dan strategi pencegahan stunting sejak dini. Sementara itu, Penyuluh KB membekali para peserta dengan perencanaan keluarga yang matang, sehat, dan berkualitas sebagai fondasi ekonomi dan sosial rumah tangga.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap materi yang dikemas secara interaktif dan dialogis. Diharapkan, langkah kolaboratif ini dapat menjadi model berkelanjutan di wilayah Kalianda dalam membentuk generasi keluarga baru yang tidak hanya harmonis secara internal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis bagi lingkungan sekitarnya. lingkungan sekitarnya.
